Ramadhan 1434 H. 29. Taubat dan Kematian.

Muslim dengan senantiasa waspada mempersiapkan diri dunia dan akhirat, ia memperbanyak baik sangka pada Allah, mengingat mati dan memperbanyak bekalamal saleh menuju mati.

Janganlah salah seorang dari kalian mati sehingga ia berbaik sangka kepada Allah. Sebab baik sangka kepada Allah adalah harga surga.

Muslim yakin tak seorang pun tahan, tidak mati, segala yang bernyawa pasti akan mati, bagi manusia kematiannya itu telah ditentukan Allah Swt. dan terjadi atas izin-Nya, mutlak tanpa ada campur tangan dari yang lain-Nya.
كُلُّنَفْسٍذَائِقَةُالْمَوْتِوَإِنَّمَاتُوَفَّوْنَأُجُورَكُمْيَوْمَالْقِيَامَةِفَمَنْزُحْزِحَعَنِالنَّارِ
وَأُدْخِلَالْجَنَّةَفَقَدْفَازَوَمَاالْحَيَاةُالدُّنْيَاإِلامَتَاعُالْغُرُورِ (١٨٥)

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung, kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.(Q.S. Ali Imran (3): 185).
وَمَاكَانَلِنَفْسٍأَنْتَمُوتَإِلابِإِذْنِاللَّهِكِتَابًامُؤَجَّلاوَمَنْيُرِدْثَوَابَالدُّنْيَانُؤْتِهِمِنْهَا
وَمَنْيُرِدْثَوَابَالآخِرَةِنُؤْتِهِمِنْهَاوَسَنَجْزِيالشَّاكِرِينَ (١٤٥)

Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. dan Kami akan memberi Balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (Q.S. Ali Imran (3): 145).

Muslim dalam mempersiapkan diri menujumati, maka ia pun tidak menunda-nunda taubat atas kesalahan yang ia sadari adanya.Muslim yakin hanya dengan taubat yang murni kemungkinan besar dosa terampuni oleh Allah Swt.
وَأَنِاسْتَغْفِرُوارَبَّكُمْثُمَّتُوبُواإِلَيْهِيُمَتِّعْكُمْمَتَاعًاحَسَنًاإِلَىأَجَلٍمُسَمًّىوَ
يُؤْتِكُلَّذِيفَضْلٍفَضْلَهُوَإِنْتَوَلَّوْافَإِنِّيأَخَافُعَلَيْكُمْعَذَابَيَوْمٍكَبِيرٍ (٣)

Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat. (Q.S. Huud (11): 3).

Komentar