CATATAN POKOK 31 DESEMBER 2013

  1.Pembukaan UUD 1945 memberikan amanah yang tegas kepada segenap bangsa Indonesia untuk membangun jiwa dan raga bangsa ini dengan jiwa ketuhanan  konkritnya … Ketuhanan Yang Maha Esa… artinya dari partai, kelompok manapun yang membangun mesti dengan nilai ketuhanan. Dengan nilai tersebut, pelaku pembangunan pasti amanah, jujur sehingga tidak ada kesengajaan merugikan bangsanya sendiri. Nampaknya pelaku pembangunan bangsa ini masih sangat jauh dari harapan di atas sehingga Al Khaliq menampakkan murkanya, termasuk dalam bentuk banjir, longsor dan lain sebagainya. Bagi muslim kemurkaan Al Khaliq tersebut adalah bukti banyaknya dosa, kesalahan yang dibuat oleh para oknum penentu kebijakan di negeri tercinta ini.
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ (٤١)
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (Q.S. Ar Ruum (30): 41).

2.  Pembukaan UUD 1945 memberikan amanah yang tegas kepada segenap bangsa Indonesia untuk membangun jiwa dan raga bangsa ini dengan jiwa … Kemanusiaan yang adil dan beradab … artinya dari partai, kelompok manapun yang membangun mesti dengan nilai “kemanusiaan yang adil & akhlak yang mulia, sehingga semua pihak senang dan memberikan dukungan partisipasinya yang menguatkan dalam arti yang luas. Dewasa ini amanah  tersebut masih jauh, pada hal pokok dalam menjaga kedamaian, dan hal itu diperintahkan oleh Allah Swt.
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الأمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا (٥٨)
      Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha melihat. (Q.S. An Nisaa (4): 58).

3.  Pembukaan UUD 1945 memberikan amanah yang tegas kepada segenap bangsa Indonesia untuk membangun jiwa dan raga bangsa ini dengan jiwa … Persatuan Indonesia… artinya dari partai, kelompok manapun yang membangun mesti dengan nilai menegakkan dan menjunjung tinggi jiwa dan makna persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau dan suku bangsa. Nilai ini sangat penting karena dengan banyak suku dan budaya, berpotensi mudah terjadi persaingan tidak sehat yang dapat berlanjut menjadi permusuhan yang sesungguhnya sangat merugikan semua pihak. Muslim yakin wajibnya persatuan dan persaudaraan, sehingga bila ada yang berselisih, maka harus segera didamaikan.
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ (١٠)
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (Q.S. Al Hujuraat (49): 10).

4.  Pembukaan UUD 1945 memberikan amanah yang tegas kepada segenap bangsa Indonesia untuk membangun jiwa dan raga bangsa ini dengan jiwa … Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, … artinya dari partai, kelompok manapun yang membangun mesti dengan nilai menegakkan dan menjunjung tinggi jiwa dan makna semuanya dari rakyat untuk rakyat yang dikokohkan dengan musyawarah mufakat dalam semua pengambilan keputusan. Dengan jiwa kerakyatan yang kokoh dengan semangat musyawarah sehingga semua pihak selalu ada perasaan dihargai serta difungsikan.
وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (٣٨)
    Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. (Q.S. Asy Syuara (42): 38).

Harapan besar seluruh bangsa Indonesia untuk tahun 2014 antara lain adalah tidak lagi kejadian:
1)      Jalan raya jadi sungai pada bulan Januari sampai Maret khususnya di Jakarta.
2)      Oknum tokoh bangsa yang menjadi penghuni penjara.
3)      Pencurian dimana-mana.
4)      Dan lain sebagainya.



Komentar