21. LAILATUL QADR




Lailatul Qadr yang  disebutkan dalam Al-Qur’an dan al-Hadits itu ada beberapa kali, tetapi untuk bahan ini lebih kami menekankan permasalahannya pada beberapa ayat dalam Al-Qur’an. Dan kami menitikberatkan pemahaman tentang apa kandungan yang dinamakan Lailatul Qadr, malam kemuliaan.

1.  
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (١)
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan [1593]. (Q.S. Al Qadr (97): 1). [1593] Malam kemuliaan dikenal dalam Bahasa Indonesia dengan malam Lailatul Qadr yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, karena pada malam itu permulaan turunnya Al Qur’an.

Malam kemuliaan, besar kemungkinan hakiki yang dimaksud yakni pemahaman, keyakinan yang sempurna tentang kehidupan dunia dan akhirat dalam Al Qur’an itu. Dan sangat jelas muslim-mukmin yakin jika isi Al Qur’an diyakini dan diamalkan,  akan terwujud mukmin yang sebenar-benarnya, sesempurna-sempurnanya, mereka itulah yang paling dimuliakan Allah Swt. karena ketakwaannya yang sempurna, sebagaimana yang dijelaskan-Nya pada (Q.S. Al Hujarat (49): 13).
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ
شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ (١٣)
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Q.S. Al Hujarat (49): 13).

2. 
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ (٣)
Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi [1369] dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. (Q.S. Ad Dukhan (44): 3). [1369] Malam yang diberkahi ialah malam Al Qur’an pertama kali diturunkan. Di Indonesia umumnya dianggap jatuh pada tanggal 17 Ramadhan.

Malam yang diberkahi ialah malam Al Qur’an pertama kali diturunkan, suatu berkah besar jika yakin tentang Al Qur’an sebagai pedoman hidup yang diwahyukan langsung oleh Allah Swt. kepada Muhammad Saw. sehingga keyakinan mantap bahwa pedoman hidup satu-satunya adalah AL QURAN: Kitab Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Saw. SUNNAH RASUL: penjelasan dan pelaksanaan ajaran-ajaran Al Quran yang diberikan oleh Nabi Muhammad Saw. sebagaimana yang dijelaskan-Nya pada ayat:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلا (٥٩)
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (Q.S. An Nisa (4): 59).

Muslim, mukmin yakin seorang yang telah mampu mencapai malam penuh kemuliaan, penuh keberkahan yakni seorang yang telah paham dan yakin serta istiqamah pada isi (Q.S. An Nisa (4): 59) yang tertera di atas maka mereka itu mendapatkan malam kemuliaan, sepenuh hidupnya diisi dengan ketakwaan, sebagaimana yang dijelaskan (Q.S. Al Hujarat (49): 13) terdahulu. Sepenuh hidupnya diisi dengan ketakwaan, bisa saja hitungan umurnya sama dengan seribu bulan.
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (Q.S. Al Qadar (97): 3).

3.  Muslim, mukmin yang telah mampu mencapai malam penuh kemuliaan, penuh keberkahan
cara hidupnya senantiasa menjadikan Al Qur’an sebagai: petunjuk, pemberi penjelasan, alat membedakan antara yang hak dengan yang batil.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ
وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ (١٨٥)
… Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)… (Q.S. Al Baqarah (2): 185).
4.  Bagaimanapun juga muslim, mukmin yakin hakikatnya Lailatul Qadr adalam malam yang sangat dirahasiakan oleh Allah, dengan hal ini ada dorongan kuat bagi kita sehingga bisa mencari pemahaman yang terkandung dalam (Q.S. Al Qadar (97): 2) untuk berusaha mencari lailatul qadr mulai permulaan Bulan Ramadhan hingga akhir bulan.
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? (Q.S. Al Qadar (97): 2).

Sumber:Tim Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid, Pimpinan Pusat Muhammadiyah
E-mail: tarjih_ppmuh@yahoo.com dan ppmuh_tarjih@yahoo.com

Semoga

0 komentar :